
Lombok, 13 Mei 2026 — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pengobatan gratis medis dan non medis yang berlangsung pada Rabu (13/5), mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WITA. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Yayasan Pasopati Cakra Nusantara dengan Rumah Moderasi Beragama IAHN Gde Pudja Mataram.

Kegiatan ini menghadirkan tujuh praktisi atau healer yang telah berpengalaman dan mumpuni di bidangnya, memberikan layanan yang menyentuh aspek fisik, energi, hingga spiritual. Di antaranya adalah Haji Sundra Lukman sebagai praktisi pijat sangkal putung, Ida Bagus Benny Surya Adi Pramana yang dikenal sebagai praktisi pijat, tenaga dalam, dan tarot, serta I Made Novi Dharma Jaya yang mendalami praktik usadha, spiritual, dan supranatural.

Selain itu, hadir pula praktisi spiritual dan supranatural Sasak yang dikenal sebagai Games, Rama Prawira yang menggabungkan praktik tarot, meditasi, olah pernapasan, dan energi, Nyai Jasmin dengan keahlian reposisi tulang, bekam, dan refleksi, serta Nyai Siti Zaenab yang fokus pada terapi energi, metafisika, dan totok jari. Puluhan peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan beragam keluhan, baik yang bersifat medis maupun non medis. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi hingga malam hari, menunjukkan kebutuhan akan layanan kesehatan yang holistik dan terjangkau.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pelayanan kesehatan alternatif, tetapi juga ruang edukasi dan kolaborasi lintas keilmuan yang mengintegrasikan pendekatan medis, tradisional, dan spiritual. Hal ini sejalan dengan peran IAHN Gde Pudja Mataram sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan nilai-nilai moderasi beragama, kearifan lokal, serta keseimbangan antara aspek jasmani dan rohani.

Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram kembali menegaskan eksistensinya sebagai kampus yang hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pengabdian yang nyata dan berdampak langsung bagi kesejahteraan umat. (by: DKS)


