
Sinergi antarperguruan tinggi kembali diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Universitas PGRI Mahadewa Indonesia dengan Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram tentang kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kesepakatan strategis ini ditandatangani pada Jumat, 22 Mei 2026, sebagai langkah nyata memperluas kolaborasi akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat regional maupun nasional.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., bersama Rektor Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., Kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring institusi pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai akademik, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua institusi sepakat untuk bersinergi dalam berbagai program strategis yang mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, pertukaran tenaga ahli, hingga penyelenggaraan seminar, lokakarya, pelatihan, dan kegiatan ilmiah lainnya. Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang semakin menuntut kolaborasi lintas institusi.

Bagi Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram, kerja sama ini sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam memperluas jejaring kemitraan strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Hindu yang adaptif, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Di bawah kepemimpinan I Wayan Wirata, kampus terus menunjukkan langkah progresif dalam membangun kolaborasi lintas daerah sebagai bagian dari transformasi kelembagaan menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal kerja sama, tetapi juga mampu melahirkan program-program nyata yang memberikan dampak luas bagi civitas akademika dan masyarakat. Dengan terbangunnya hubungan yang harmonis antara kedua perguruan tinggi, peluang pengembangan inovasi akademik, peningkatan kualitas riset, serta penguatan kapasitas mahasiswa dan dosen diyakini akan semakin terbuka di masa mendatang.

Nota Kesepahaman ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Melalui sinergi tersebut, Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang aktif membangun jejaring kolaboratif demi mencetak generasi akademik yang unggul, humanis, dan siap menghadapi tantangan global.
(by: DKS)

