186 MAHASISWA IKUTI YUDISIUM FAKULTAS DHARMA DUTA, BRAHMA WIDYA, DAN DHARMA SASTRA IAHN GDE PUDJA MATARAM, 56 LULUS TANPA SKRIPSI

Mataram, 31 Juli 2026 – Sebanyak 186 mahasiswa dari Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram mengikuti prosesi yudisium yang berlangsung di Aula Lantai III Rektorat, Jumat (31/7). Dari jumlah tersebut, 56 mahasiswa dinyatakan lulus melalui jalur publikasi jurnal ilmiah tanpa menyusun skripsi. Prosesi yudisium diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium oleh Kasubbag Tata Usaha Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra, I Made Bayu Perdana, S.Kom.,M.Ak. yang menetapkan para mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak mengikuti yudisium sesuai ketentuan akademik yang berlaku. Dalam laporannya, Wakil Dekan I Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra, Dr. I Made Agus Yudhi Arsana, S.Ag.,M.Pd menyampaikan capaian akademik lulusan pada yudisium tahun ini. Ia melaporkan bahwa dari total 186 mahasiswa yang mengikuti yudisium, banyak mahasiswa berhasil meraih berbagai prestasi di bidang akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan. Selain itu, berhasil menyelesaikan studi dengan predikat pujian (cum laude) sebagai bentuk keberhasilan dalam mempertahankan prestasi akademik hingga akhir masa studi. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa, pendampingan dosen, serta dukungan seluruh sivitas akademika dalam menciptakan budaya akademik yang unggul.

Sebanyak 51 lulusan tanpa skripsi tersebut terdiri atas 20 mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Hindu, 17 mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Hindu, 18 mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Ekonomi, dan satu mahasiswa Program Studi S1 Hukum Adat. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra, Dr. Putu Somiartha, menyampaikan bahwa pada tahun ini fakultas telah melaksanakan dua kali yudisium. Pada yudisium pertama tercatat sebanyak 33 mahasiswa dinyatakan lulus, sedangkan pada yudisium kedua yang digelar hari ini sebanyak 153 mahasiswa mengikuti prosesi yudisium. Dengan demikian, total lulusan tahun ini mencapai 186 mahasiswa.

Ia berharap seluruh lulusan dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di IAHN Gde Pudja Mataram serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Lulusan Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra diharapkan mampu berkontribusi di tengah masyarakat, menjaga nama baik almamater, serta meraih kesuksesan di dunia kerja sesuai bidang keilmuan masing-masing,” ujarnya. Sementara itu, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studi dan mengikuti yudisium pada tahun ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa, dukungan keluarga, serta bimbingan para dosen.

Rektor berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga kualitas diri dengan terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan etika dalam setiap langkah kehidupan. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik orang tua dan almamater sebagai bentuk tanggung jawab moral atas keberhasilan yang telah diraih.

“Jagalah kualitas diri, jagalah nama baik orang tua, dan tunjukkan kualitas terbaik ketika memasuki dunia kerja. Jadilah lulusan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, memiliki daya saing, serta membawa nama baik IAHN Gde Pudja Mataram di mana pun berada,” tegasnya.

Mewakili seluruh peserta yudisium, Ni Kadek Karni dari Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan menyampaikan rasa syukur, bangga, dan bahagia atas keberhasilannya bersama rekan-rekan menyelesaikan pendidikan di IAHN Gde Pudja Mataram. Ia menyampaikan terima kasih kepada Rektor, para dosen, dan seluruh tenaga administrasi yang telah membimbing, mendidik, serta memberikan pelayanan terbaik selama proses perkuliahan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Rektor, seluruh dosen, dan tenaga administrasi IAHN Gde Pudja Mataram atas dedikasi, kesabaran, dan ilmu yang telah diberikan kepada kami. Hari ini menjadi momen yang sangat membanggakan dan membahagiakan karena kami berhasil meraih gelar yang telah lama kami perjuangkan,” ujarnya.

Menurut Ni Kadek Karni, yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan gerbang untuk memasuki dunia kerja dan mengabdikan ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat. Ia optimistis seluruh lulusan mampu memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang keahlian masing-masing.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengalaman berorganisasi sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menjadi salah satu bekal paling berharga selama menempuh pendidikan. Pengalaman tersebut telah membentuk jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta menyelesaikan berbagai tantangan yang diyakininya akan sangat bermanfaat dalam menghadapi dunia kerja.

“Menjadi Ketua BEM memberikan banyak pelajaran di luar ruang kelas. Saya belajar memimpin, membangun kerja sama, dan bertanggung jawab dalam setiap amanah. Pengalaman itu menjadi bekal yang sangat berharga untuk melangkah ke dunia kerja.

Kami siap menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dengan ilmu dan pengalaman yang kami miliki,” tutupnya.

By:P26

Leave a Comment

Scroll to Top