
Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram kembali menunjukkan kiprahnya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Skrining Kesehatan dan Pengobatan Gratis yang diselenggarakan pada Selasa, 21 April 2026, melalui kolaborasi strategis bersama Polda NTB dan BNN NTB, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.Mengusung tema “Pengobatan Gratis. Keluarga Sehat Habis Gelap Terbitlah Terang “. kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai pengabdian, kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dalam satu gerakan kolaboratif lintas sektor.

Kegiatan yang dikoordinatori oleh Ida Ayu Ketut Hersudikwi Adnyani, SE.,M.I.Kom., selaku Kepala Subbagian Layanan Akademik (Kasubag Layanan Akademik) ini berhasil menghadirkan sinergi lintas sektor, melibatkan tenaga medis, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya itu, puluhan Sulinggih dan Pinandita turut hadir bersama organisasi-organisasi Hindu se-Nusa Tenggara Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh civitas akademika IAHN Gde Pudja Mataram yang ikut ambil bagian dalam layanan skrining kesehatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam membangun masyarakat yang sehat dan harmonis.

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh hadirin mengikuti doa bersama yang dipimpin Ida Pedanda Gede Kertha Arsa, sebagai bentuk spiritualisasi kegiatan sekaligus memohon kelancaran dan keberhasilan seluruh rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi konkret dukungan kampus terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera. Melalui layanan skrining kesehatan yang mudah diakses, kampus hadir sebagai agen perubahan yang menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil masyarakat, sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Perwakilan Polda NTB juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Sambutan tersebut disampaikan oleh Kepala Urusan Kedokteran Kepolisian RS Bhayangkara Mataram, AKP I Nyoman Madiasa, A.Md., Kep., SH., M.I.Kom. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti nyata sinergi harmonis antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan. Ia juga mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat, serta berharap kegiatan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Keterlibatan BNN NTB turut memberikan nilai tambah strategis dalam kegiatan ini, khususnya melalui edukasi dan pendekatan preventif terkait bahaya penyalahgunaan narkotika. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan fisik, tetapi juga penguatan kesadaran akan pentingnya menjalani pola hidup sehat dan bebas narkoba..Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, beliau mengaitkan semangat Kartini dengan peran strategis perempuan—terutama ibu—dalam menjaga kesehatan keluarga sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa perempuan yang sehat dan berdaya akan melahirkan generasi yang kuat.

Lebih lanjut, Rektor juga menyoroti berbagai program kampus yang menjadi wujud nyata kontribusi terhadap SDGs melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mengutip ajaran suci dari Bhagavad Gita Bab 3 Sloka 35:“Śreyān sva-dharmo viguṇaḥ para-dharmāt sv-anuṣṭhitāt;Sva-dharme nidhanaṁ śreyaḥ para-dharmo bhayāvahaḥ.”.Beliau menjelaskan bahwa setiap individu maupun institusi hendaknya teguh menjalankan dharmanya sendiri. Bagi perguruan tinggi, dharma tersebut diwujudkan melalui kontribusi nyata kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan pelayanan kesehatan gratis seperti ini.

Selain layanan kesehatan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan buku “PMS dan Harmoni Gender dalam Perspektif Hindu”, serta penyerahan karangan bunga dan cindera mata kepada beberapa perwakilan undangan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dukungan yang diberikan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan layanan kesehatan terpadu yang meliputi pendaftaran, skrining dasar, pemeriksaan dokter, hingga pelayanan farmasi. Seluruh proses berjalan tertib dan lancar, mencerminkan kesiapan panitia serta soliditas kerja sama antar lembaga.

Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram kembali menegaskan posisinya sebagai kampus yang adaptif, responsif, dan berdampak—tidak hanya dalam mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat, harmonis, dan berkelanjutan. (by: DKS)
