
MATARAM – Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram terus memperluas jejaring kerja sama ant perguruan tinggi melalui kolaborasi dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara kedua institusi serta Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya UTM dan Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya dan Dharma Sastra IAHN Gde Pudja Mataram, Selasa (20/10/2026).Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi membuka peluang untuk mengembangkan kegiatan akademik bersama, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperkuat pengembangan kelembagaan, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Universitas Trunojoyo Madura diharapkan dapat memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan tata kelola perguruan tinggi dan perluasan jejaring kelembagaan, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Dengan kerja sama yang terjalin dengan Universitas Trunojoyo Madura, tentunya akan menjadi kontribusi besar terhadap perkembangan tata kelola dan jejaring kaitannya dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta mengembangkan berbagai program bersama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan demikian, kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan antarlembaga, tetapi juga dapat mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.Wakil Rektor I IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Joko Prayitno, S.Ag., S.T., M.Pd.H., menyampaikan bahwa kerja sama ant perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan manfaat berkelanjutan, baik bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan kelembagaan, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Dari kerja sama ini, kita semua berharap tercapainya pengembangan ilmu pengetahuan, kelembagaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kerja sama yang telah dibangun perlu ditindaklanjuti melalui program-program yang konkret dan berkelanjutan.

Melalui sinergi kedua belah pihak, kita berharap dapat saling bertukar pengetahuan, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mengembangkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat luas,” ujarnya.Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura, Bangun Sentosa Dwi Haryanto, S.Sos., M.Si., Ph.D., berharap kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program akademik lintas kampus, khususnya melalui keterlibatan dosen dalam proses pembelajaran. “Kami berharap kerja sama ini dapat dilanjutkan melalui program dosen terbang yang memungkinkan dosen dari perguruan tinggi mitra untuk mengisi perkuliahan lintas kampus. Hal ini menjadi salah satu peluang untuk memperkaya proses pembelajaran sekaligus mendukung kebutuhan akademik mahasiswa, termasuk adanya dua mahasiswa beragama Hindu di Universitas Trunojoyo Madura.

Melalui kolaborasi ini, kami berharap mahasiswa memperoleh dukungan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya serta mendapatkan wawasan yang lebih luas melalui interaksi akademik ant perguruan tinggi,” ujarnya.Dekan Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya dan Dharma Sastra IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Putu Somiartha, S.E., M.Si., berharap kerja sama yang telah dibangun dapat terus berlanjut dan dikembangkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi kedua institusi. “Kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen saja, tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan nyata, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, kerja sama ini dapat menjadi sarana untuk saling mendukung, berbagi pengetahuan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma di masing-masing perguruan tinggi,” ujarnya.Dalam dokumen MoU, kedua institusi menyepakati kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan pengembangan kelembagaan.

Sementara itu, MoA pada tingkat fakultas memberikan ruang implementasi yang lebih operasional melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan, seminar, lokakarya, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, penulisan karya ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.Kerja sama ini membuka peluang bagi kedua perguruan tinggi untuk mengembangkan program akademik yang saling mendukung sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas masing-masing. Salah satu peluang yang mengemuka adalah pengembangan perkuliahan lintas kampus melalui keterlibatan dosen dari institusi mitra. Selain memperluas pengalaman akademik mahasiswa, kolaborasi semacam ini juga berpotensi mendorong pertukaran pengetahuan dan memperkuat hubungan kelembagaan.

Bagi IAHN Gde Pudja Mataram, kolaborasi dengan Universitas Trunojoyo Madura menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkuat kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi diharapkan tidak hanya mempererat hubungan institusional, tetapi juga melahirkan kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh dosen, mahasiswa, dan masyarakat.Melalui sinergi ini, kedua institusi diharapkan dapat menindaklanjuti kesepakatan yang telah dibangun ke dalam program-program kolaboratif yang terukur dan berkelanjutan. Dengan demikian, kerja sama tidak hanya menjadi komitmen kelembagaan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan mutu pendidikan tinggi, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi bagi kesejahteraan masyarakat.
By:A9


