IAHN GDE PUDJA MATARAM BERKONTRIBUSI DALAM PEMBINAAN KELUARGA SUKINAH, PERKUAT KETAHANAN KELUARGA HINDU

MATARAM – Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram turut berkontribusi dalam penguatan ketahanan keluarga Hindu melalui keterlibatan Pusat Studi Gender dalam kegiatan Pembinaan Keluarga Sukinah yang diselenggarakan oleh Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Yayasan Dharma Laksana, Dasan Cermen, Mataram, ini diikuti oleh 25 peserta perempuan Dharmika yang merupakan perwakilan dari berbagai wilayah di NTB.Dalam kegiatan tersebut, Pusat Studi Gender IAHN Gde Pudja Mataram melalui Ni Komang Wiasti, S.Pd., M.Pd.H., bersama tim RBKS menyampaikan materi mengenai pengelolaan finansial keluarga serta kedudukan keluarga dalam perspektif budaya dan sastra agama Hindu. Materi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan kehidupan rumah tangga yang harmonis, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.Keterlibatan IAHN Gde Pudja Mataram dalam kegiatan ini menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi keagamaan Hindu dalam mendukung edukasi keluarga melalui perspektif akademik dan keagamaan.

Pembinaan keluarga tidak hanya berkaitan dengan hubungan antaranggota keluarga, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola keuangan, memahami peran dalam rumah tangga, serta menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.Kegiatan Pembinaan Keluarga Sukinah diawali dengan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Kepala Bidang Bimas Hindu Kanwil Kemenag NTB, I Gd. Suberata, S.E., S.Ag., kemudian dilanjutkan dengan sambutan pembukaan oleh Kepala Kanwil Kemenag NTB. Rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan pembekalan kepada peserta mengenai berbagai aspek kehidupan keluarga, mulai dari ketahanan keluarga hingga penguatan nilai-nilai spiritual.Selain menghadirkan narasumber dari IAHN Gde Pudja Mataram, kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan BKKBN Provinsi NTB yang memaparkan program unggulan “Quick Wins” terkait penguatan ketahanan keluarga dan strategi penurunan angka stunting. Pembahasan tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan anggota keluarga, khususnya dalam upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas.Pada sesi berikutnya, Rinjana Kurniawan menyampaikan materi mengenai strategi mengokohkan fondasi keluarga di era modern dengan tema menjadikan rumah sebagai surga. Materi ini melengkapi pembahasan mengenai pentingnya membangun suasana rumah tangga yang nyaman, harmonis, dan menjadi ruang tumbuh bersama bagi seluruh anggota keluarga.Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan pelepasan burung secara simbolis sebagai representasi penerapan ajaran “Ahimsa”, yaitu prinsip kasih sayang dan tidak menyakiti makhluk hidup.

Kegiatan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menumbuhkan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup dan lingkungan sekitar sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai ajaran Hindu.Melalui keterlibatan dalam pembinaan ini, IAHN Gde Pudja Mataram turut mendukung penguatan literasi keluarga melalui pendekatan keagamaan, budaya, dan sosial. Pengetahuan mengenai pengelolaan finansial keluarga, pemahaman terhadap kedudukan keluarga dalam ajaran Hindu, serta penguatan fondasi rumah tangga diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menghadapi dinamika kehidupan keluarga di era modern.Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para peserta untuk menerapkan materi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai agama tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga diwujudkan melalui pola kehidupan rumah tangga yang bertanggung jawab, saling menghormati, dan penuh kasih sayang.Melalui kontribusi akademisi dan Pusat Studi Gender, IAHN Gde Pudja Mataram terus mengambil bagian dalam kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan unsur masyarakat diharapkan dapat memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung terwujudnya keluarga Hindu yang harmonis, sejahtera, dan bahagia.

By:A9

Leave a Comment

Scroll to Top