
Mataram, 1 September 2026 — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram terus memperluas kiprahnya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan Seminar Kesadaran, Pengobatan Gratis, dan Workshop Penyembuh yang digelar pada Selasa (1/9/2026) pukul 09.00–17.00 WITA.Kegiatan yang diselenggarakan oleh Rumah Moderasi Beragama IAHN Gde Pudja Mataram bekerja sama dengan Anahata Quantum Healing ini menghadirkan Pua Yan August, yang akrab disapa Master Yan, sebagai narasumber. Sebanyak 60 peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan yang memadukan sesi edukasi, pengalaman praktis, serta layanan pengobatan gratis tersebut.

Sejak awal kegiatan, peserta diajak untuk melihat kesehatan dan kehidupan dari perspektif yang lebih luas melalui pembahasan mengenai kesadaran diri dan pendekatan holistik. Kehadiran seminar dan workshop menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh wawasan sekaligus pengalaman langsung, sementara layanan pengobatan gratis memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan manfaat secara lebih nyata dari kegiatan yang diselenggarakan.Ketua Rumah Moderasi Beragama IAHN Gde Pudja Mataram, Ida Bagus Benny Surya Adi Pramana, M.I.Kom., atau yang akrab disapa Pak Benny, turut mengambil peran dalam mendorong terselenggaranya kegiatan tersebut.

Melalui Rumah Moderasi Beragama, IAHN Gde Pudja Mataram terus mengembangkan berbagai ruang kolaborasi yang mempertemukan perguruan tinggi dengan masyarakat dan berbagai komunitas.Bagi IAHN Gde Pudja Mataram, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi semangat moderasi yang diwujudkan melalui keterbukaan, dialog, kolaborasi, dan kebermanfaatan. Rumah Moderasi Beragama tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai kehidupan keberagamaan yang harmonis, tetapi juga dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.“Seminar Kesadaran, Pengobatan Gratis, dan Workshop Penyembuh” juga menjadi momentum penting karena dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IAHN Gde Pudja Mataram dan Anahata Quantum Healing.

Kerja sama tersebut mencakup sinergi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Penandatanganan MoU tersebut menandai dimulainya hubungan kerja sama yang diharapkan dapat berkembang menjadi berbagai program konkret dan berkelanjutan. Kolaborasi ini membuka peluang bagi kedua pihak untuk saling berbagi pengetahuan, mengembangkan kegiatan edukatif, memperluas ruang penelitian, serta menghadirkan program pengabdian yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.Sementara itu, dari sisi pengabdian kepada masyarakat, kehadiran pengobatan gratis dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat mengambil peran langsung dalam menghadirkan manfaat sosial. Kampus tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pendidikan, tetapi juga dapat menjadi ruang perjumpaan yang menghasilkan gagasan, kerja sama, dan aksi nyata bagi masyarakat.Antusiasme sekitar 60 peserta dari berbagai kalangan semakin memperlihatkan bahwa ruang dialog dan kegiatan yang menyentuh aspek kesadaran serta kesejahteraan masyarakat memiliki daya tarik tersendiri.

Kehadiran peserta dari latar belakang yang beragam sekaligus memperkuat semangat inklusivitas dan keterbukaan yang menjadi bagian penting dari pengembangan moderasi beragama.Melalui kegiatan tersebut, IAHN Gde Pudja Mataram kembali menegaskan wajah perguruan tinggi yang terbuka terhadap kolaborasi, adaptif terhadap perkembangan masyarakat, dan konsisten menerjemahkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk kegiatan yang nyata. Kehadiran Rumah Moderasi Beragama di tengah masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam membuka ruang-ruang baru bagi dialog, kerja sama, dan pengabdian.Dengan ditandatanganinya MoU bersama Anahata Quantum Healing, IAHN Gde Pudja Mataram menatap peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen kampus untuk terus bertumbuh melalui kolaborasi, menguatkan Tri Dharma, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
(by: DKS)


