IAHN GDE PUDJA MATARAM SIAPKAN 195 MAHASISWA MENEMBUS DUNIA PROFESIONAL MELALUI PKL 2026

Mataram — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan menghadapi dunia profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2026 Fakultas Dharma Duta, Brahmawidya, dan Dharma Sastra yang mengusung tema “PKL sebagai Wahana untuk Transformasi Keilmuan menuju Kompetensi dan Profesionalitas.”Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026 di Aula Pertemuan Lantai III Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram tersebut diikuti oleh 195 mahasiswa calon peserta PKL dan didampingi 40 dosen pembimbing.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IAHN Gde Pudja Mataram beserta jajaran pimpinan, para dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan PKL.Dalam laporannya, Ketua Panitia, I Komang Widya Purnama Yasa, M.I.Kom, menyampaikan bahwa pelaksanaan PKL tahun ini melibatkan 195 mahasiswa yang akan ditempatkan pada 100 lokasi PKL dengan dukungan 40 dosen pembimbing. Sebaran lokasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual kepada mahasiswa, sehingga ilmu yang diperoleh di ruang kuliah dapat diimplementasikan secara langsung dalam lingkungan kerja dan kehidupan masyarakat.PKL, dalam konteks tersebut, tidak sekadar diposisikan sebagai bagian dari kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan teori dengan praktik.

Mahasiswa ditantang untuk beradaptasi, berkomunikasi, memecahkan persoalan, membangun jejaring, sekaligus mengembangkan sikap profesional yang akan menjadi bekal penting setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.Membuka kegiatan secara resmi, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., memberikan pesan tegas kepada seluruh mahasiswa agar menjadikan PKL sebagai momentum untuk membangun kualitas diri sekaligus menjaga nama baik almamater. Ia menekankan bahwa setiap mahasiswa yang berada di lokasi PKL membawa identitas pribadi sekaligus merepresentasikan institusi.Karena itu, mahasiswa diingatkan untuk menjaga etika, disiplin, penampilan, sikap, serta pola komunikasi selama berada di lingkungan PKL. Kemampuan berkomunikasi dengan baik, menghargai orang lain, beradaptasi dengan lingkungan, serta menunjukkan tanggung jawab merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kompetensi profesional.Rektor juga mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti meningkatkan kapasitas diri. “Terus-meneruslah tingkatkan kompetensi,” menjadi pesan penting yang relevan dengan semangat PKL sebagai wahana transformasi keilmuan.

Menurutnya, kompetensi akademik harus berjalan beriringan dengan karakter, etika, dan profesionalitas agar mahasiswa mampu menjadi lulusan yang adaptif serta memiliki daya saing.Pesan tersebut sekaligus menegaskan arah pendidikan IAHN Gde Pudja Mataram yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sumber daya manusia yang siap berkontribusi di tengah masyarakat dan dunia kerja.Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi “Etika Mahasiswa dalam Pelaksanaan PKL” yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Dharma Duta, Brahmawidya, dan Dharma Sastra, Dr. Putu Somiartha, S.E., M.Si. Materi ini memberikan penguatan mengenai pentingnya etika sebagai fondasi mahasiswa ketika memasuki lingkungan kerja. Mahasiswa dibekali pemahaman tentang kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, menjaga profesionalitas, menghormati aturan dan budaya kerja di lokasi PKL, serta membangun hubungan yang positif dengan pimpinan, pembimbing lapangan, rekan kerja, maupun masyarakat.Pembekalan kemudian diperkaya dengan materi “Strategi Lulus Cepat Skripsi Tuntas” yang disampaikan oleh Wakil Rektor I, Dr. Joko Prayitno, S.Ag., S.T., M.Pd.H. Materi ini diarahkan untuk membangun kesadaran mahasiswa bahwa pengalaman PKL dan penyelesaian tugas akhir merupakan bagian dari satu rangkaian perjalanan akademik yang perlu direncanakan secara matang. Mahasiswa didorong untuk memiliki target, membangun kedisiplinan akademik, menentukan fokus penelitian sejak dini, aktif berkomunikasi dengan dosen pembimbing, serta mengelola waktu secara efektif agar proses penyelesaian studi dapat berlangsung lebih terarah.Kehadiran dua materi tersebut memperlihatkan bahwa pembekalan PKL di IAHN Gde Pudja Mataram dirancang tidak hanya untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi aktivitas di lokasi praktik, tetapi juga untuk memperkuat kesiapan mereka dalam menuntaskan perjalanan akademik hingga menjadi lulusan yang siap memasuki dunia profesional.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui pelaksanaan PKL Tahun 2026 ini, IAHN Gde Pudja Mataram berharap mahasiswa mampu membawa pengetahuan, nilai, dan karakter yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam pengalaman nyata di lapangan.Lebih dari sekadar memenuhi tuntutan kurikulum, PKL diharapkan menjadi ruang transformasi, yaitu tempat mahasiswa mengubah pengetahuan menjadi keterampilan, pengalaman menjadi kompetensi, dan nilai-nilai akademik menjadi profesionalitas. Dengan dukungan dosen pembimbing dan jejaring 100 lokasi PKL, program ini sekaligus memperkuat posisi IAHN Gde Pudja Mataram dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.Pada akhirnya, keberhasilan PKL bukan hanya diukur dari selesainya masa praktik, tetapi dari sejauh mana mahasiswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang kompeten, beretika, adaptif, dan profesional, sekaligus membawa nama baik IAHN Gde Pudja Mataram di tengah masyarakat.

(by: DKS)

Leave a Comment

Scroll to Top