
Mataram, 12 Mei 2026 — Komitmen IAHN Gde Pudja Mataram dalam mencetak generasi unggul kembali membuahkan hasil membanggakan. Salah satu mahasiswanya, I Ketut Yogi Saputra dari Jurusan Dharma Sastra, Program Studi Hukum Agama Hindu angkatan 2023, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada ajang Eternal Legacy NTB 2026 yang diselenggarakan di Mataram pada 9 Mei 2026. Kejuaraan yang diikuti oleh 24 peserta dari Lombok, Sumbawa, dan Bima tersebut menjadi panggung kompetitif bagi para atlet muda di bidang tinju. Di tengah persaingan yang ketat, Yogi tampil impresif dan mampu membuktikan kapasitasnya sebagai atlet berbakat yang layak diperhitungkan di tingkat regional.

Prestasi ini mendapat perhatian khusus dari Rektor IAHN Gde Pudja Mataram yang secara terbuka menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya. Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan wujud nyata dari semangat juang, disiplin, dan dedikasi mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.“Jangan terlalu cepat merasa puas terhadap yang telah diraih sekarang ini. Teruslah berlatih agar kelak bisa menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Semoga ke depannya sukses dalam prestasi dan karier,” pesan Rektor, yang sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berproses dan berprestasi.

Keberhasilan ini sekaligus mempertegas peran IAHN Gde Pudja Mataram sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam pengembangan keilmuan, tetapi juga memberikan ruang tumbuh bagi potensi mahasiswa di berbagai bidang, termasuk olahraga. Dukungan dan apresiasi yang diberikan menjadi energi positif bagi mahasiswa untuk terus berkembang, sekaligus mendorong lahirnya inisiatif penguatan wadah pembinaan minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya combat ssport Capaian tersebut juga mencerminkan ekosistem kampus yang suportif, di mana mahasiswa didorong untuk berani mengeksplorasi potensi diri di luar ruang kelas. Lingkungan akademik yang inklusif dan apresiatif menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan diri mahasiswa untuk tampil di berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat lokal maupun regional.

Lebih jauh, prestasi ini membuka peluang strategis bagi pengembangan program kemahasiswaan berbasis minat dan bakat. Dorongan akan pentingnya wadah resmi seperti unit kegiatan mahasiswa di bidang olahraga menjadi sinyal positif bagi kampus untuk terus berinovasi dalam menghadirkan ruang pembinaan yang terarah, berkelanjutan, dan berdaya saing. Dengan semangat prestasi yang terus dijaga, IAHN Gde Pudja Mataram optimistis dapat melahirkan lebih banyak talenta unggul yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga mampu mengharumkan nama kampus di tingkat yang lebih luas.
(by: DKS)


