
MATARAM: Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Md., S.E., M.Si., M.Pd., menerima kunjungan Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd., M.Ec.Dev., CRMP., di Ruang Senat IAHN Gde Pudja Mataram.Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara IAHN Gde Pudja Mataram dengan Kementerian Agama, khususnya dalam pengelolaan keuangan, BMN, serta pengembangan sarana dan prasarana kampus.Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram serta para pengelola keuangan dan BMN di lingkungan IAHN.

Pertemuan berlangsung dalam suasana koordinatif dan membahas berbagai aspek tata kelola keuangan, pengelolaan aset, serta kebutuhan pengembangan kelembagaan.Dalam sambutannya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram menyambut baik kunjungan Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi dengan jajaran Kementerian Agama menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus memastikan pengelolaan aset negara dapat dilakukan secara optimal.Kepala Biro Dorong Road Map dan Inovasi PembangunanSementara itu, Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Agama, Dr. H. Ahmad Hidayatullah, menegaskan pentingnya IAHN Gde Pudja Mataram segera menyusun road map pengembangan kampus yang jelas dan terukur.

Road map tersebut diperlukan agar setiap kebutuhan pembangunan dan pengembangan sarana prasarana dapat dipetakan berdasarkan skala prioritas, sehingga anggaran yang tersedia dapat diarahkan secara efektif pada program dan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan.Menurutnya, pengembangan kampus juga tidak cukup hanya mengandalkan pola pembangunan secara konvensional. Diperlukan inovasi dan kerja sama dalam merancang maupun mengembangkan fasilitas pendidikan agar investasi yang dilakukan memberikan manfaat yang lebih besar bagi institusi dan mahasiswa.Kerja sama dengan berbagai pihak, kata dia, dapat menjadi salah satu strategi untuk mempercepat pengembangan sarana prasarana sekaligus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan aset dan layanan pendidikan.

Dengan perencanaan yang matang, setiap anggaran yang tersedia dapat digunakan secara lebih terarah untuk mendukung prioritas pembangunan.Tinjau Langsung Kondisi Gedung, Perpustakaan dan AsramaUsai pertemuan di Ruang Senat, kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas IAHN Gde Pudja Mataram. Rektor bersama Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag serta jajaran terkait melihat kondisi gedung kampus, perpustakaan, dan asrama mahasiswa.Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas yang menjadi bagian penting dalam menunjang kegiatan akademik dan pelayanan mahasiswa.

Dari hasil peninjauan, terdapat sejumlah sarana dan prasarana yang membutuhkan perbaikan, penataan, pemeliharaan, serta inovasi pengembangan agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan memberikan layanan yang lebih baik ke depannya.Kondisi tersebut menjadi bahan penting bagi IAHN Gde Pudja Mataram dalam menyusun perencanaan pengembangan kampus. Kebutuhan pembangunan tidak hanya diarahkan pada perbaikan fisik, tetapi juga pada bagaimana setiap fasilitas dapat dikembangkan secara inovatif sesuai kebutuhan pendidikan tinggi dan perkembangan zaman.

Rektor Prof. I Wayan Wirata menyampaikan bahwa pengembangan sarana prasarana merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Gedung perkuliahan yang representatif, perpustakaan yang mampu menjawab kebutuhan pembelajaran, serta asrama mahasiswa yang layak dan nyaman menjadi bagian dari ekosistem akademik yang perlu terus diperkuat.Karena itu, arahan Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag terkait penyusunan road map, penguatan kerja sama, serta inovasi pembangunan menjadi masukan penting bagi IAHN Gde Pudja Mataram untuk menentukan langkah pengembangan ke depan.Dengan adanya road map yang terukur, IAHN Gde Pudja Mataram diharapkan dapat menentukan skala prioritas pembangunan, menyelaraskan kebutuhan dengan ketersediaan anggaran, serta membuka peluang kerja sama untuk mendukung pengembangan kampus.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara IAHN Gde Pudja Mataram dan Kementerian Agama dalam mewujudkan tata kelola keuangan dan BMN yang lebih efektif, sekaligus mendorong pembangunan sarana prasarana yang inovatif dan berkelanjutan.Melalui perencanaan yang matang, pengelolaan anggaran yang tepat sasaran, serta kolaborasi dan inovasi, IAHN Gde Pudja Mataram terus berkomitmen membangun kampus yang semakin representatif dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa dan sivitas akademika.
By:P26


