
Mataram – Fakultas Dharma Duta Brahma Widya dan Dharma Sastra IAHN Gde Pudja Mataram menggelar Seminar Mandiri dengan tema “Manusia Bisa Berubah: Peran Kita Saling Menghargai & Membangun”, Senin, 28 September 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai III Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram.Seminar tersebut diikuti oleh mahasiswa Fakultas Dharma Duta Brahma Widya dan Dharma Sastra, Jurusan Hukum Agama Hindu, serta dihadiri jajaran pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram.Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Ketua Panitia Seminar I Nengah Dede Purnawinata menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja sama dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.Ia menegaskan bahwa terselenggaranya seminar mandiri ini tidak terlepas dari kerja sama luar biasa seluruh panitia, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Selain itu, panitia juga mendapatkan dukungan dari sejumlah sponsor yang turut membantu sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama luar biasa dari seluruh panitia serta bantuan dan dukungan dari para sponsor. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan,” ungkap Ketua Panitia dalam laporannya.Ketua Panitia berharap seminar tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta, terutama melalui materi dan pengalaman yang disampaikan oleh para narasumber.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta seminar dan materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat menambah wawasan serta memberikan pengetahuan baru bagi mahasiswa,” harapnya.Rektor: Manusia Berubah Ketika Mau MengeksplorasiDalam sambutannya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. menekankan bahwa ruang dan waktu akan memiliki makna ketika digunakan dan diisi melalui perilaku manusia.“Ruang dan waktu itu akan menjadi independen ketika ruang itu digunakan dengan perilaku, penyelenggara, pengamat, dan saksi,” ungkap Rektor.

Rektor juga mengingatkan pentingnya sikap saling menghargai. Menurutnya, orang yang menghargai orang lain sama dengan menghargai dirinya sendiri. Sikap tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.Lebih lanjut, Rektor mengajak mahasiswa untuk terus mengeksplorasi diri karena perubahan dalam diri seseorang dapat terjadi ketika terdapat kemauan untuk belajar dan mencoba hal-hal baru.“Manusia akan berubah bila mau mengeksplorasi.

Semoga materi dari para narasumber dapat menambah cakrawala kita,” ujarnya.Rektor juga memberikan apresiasi kepada pihak jurusan yang telah menyelenggarakan seminar secara mandiri. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi jurusan lainnya.“Terima kasih kepada kejur atas kegiatan seminar ini yang dilaksanakan secara mandiri. Semoga dapat diikuti oleh jurusan lainnya,” tutur Rektor.Hadirkan Dua NarasumberSeminar menghadirkan dua narasumber, yakni Srimin BC. IP., S.Pd., Kepala Bapas Kelas IIA Mataram, dan Dr. Ahmad Rosidi, S.H., M.H., Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas 45 Mataram.

Kedua narasumber memberikan materi yang berkaitan dengan tema seminar, khususnya mengenai perubahan manusia, pentingnya menghargai sesama, serta bagaimana setiap individu dapat mengambil peran dalam membangun lingkungan yang lebih baik.Melalui seminar ini, mahasiswa Jurusan Hukum Agama Hindu diharapkan memperoleh wawasan dan perspektif baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan Seminar Mandiri tersebut sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, dan mengembangkan diri melalui pengalaman serta materi yang disampaikan para narasumber.
By:(P26)


