
Lombok Barat, 30 Agustus 2026 — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali membuktikan komitmennya sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu terdepan yang responsif terhadap isu-isu keumatan dan kemasyarakatan. Melalui kiprah akademisnya, kampus unggulan di Nusa Tenggara Barat ini mengambil peran sentral dalam kegiatan Penguatan Sraddha dan Bhakti bagi Dharmika Tahun 2026 yang digelar oleh Bidang PPPA Banjar Dharma Praja Giri Menang di Balai Banjar Dharma Praja Giri Menang, Lombok Barat. Hadir sebagai narasumber utama, Koordinator Pusat Studi Gender IAHN Gde Pudja Mataram, Pind. Istri Ni Komang Wiasti, S.Pd., M.Pd., memaparkan materi strategis bertajuk “Pengarusutamaan Keseimbangan Peran Gender dalam Membangun Keluarga Sukhinah”.

Di hadapan 32 peserta yang terdiri dari umat Hindu Dharmika, tokoh agama, pemangku, serta perwakilan perempuan Hindu dari Kecamatan Labuapi, Gerung, Kediri, dan Kuripan, beliau menegaskan bahwa kesetaraan dan keharmonisan peran antara laki-laki dan perempuan berbasis nilai Dharma merupakan fondasi utama mewujudkan keluarga sejahtera di era modern. Sebagai bukti nyata kepedulian terhadap literasi masyarakat, Pusat Studi Gender IAHN Gde Pudja Mataram juga membagikan buku-buku edukatif secara gratis kepada para peserta. Langkah ini mempertegas peran IAHN Gde Pudja Mataram sebagai center of excellence yang tidak hanya unggul di dalam ruang kuliah, tetapi juga hadir memberikan dampak nyata bagi pembinaan umat. Kehadiran aktif para dosen dan peneliti IAHN Gde Pudja Mataram dalam kegiatan keumatan ini menegaskan bahwa IAHN Gde Pudja Mataram adalah pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin memperdalam ilmu keagamaan, kebudayaan, serta sains berlandaskan nilai-nilai karakter yang kokoh.Langkah progresif IAHN Gde Pudja Mataram ini semakin mempertegas posisinya sebagai center of excellence yang tidak sekadar unggul dalam bidang akademis di dalam ruang kuliah, tetapi juga aktif membumikan keilmuan dan memberikan solusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Ketua Harian Banjar Dharma Praja Giri Menang sekaligus Ketua PHDI Kabupaten Lombok Barat, Bapak Wayan Sugiarta, S.H., ini juga diperkaya oleh wawasan dari I Komang Sugiartha, S.H. (ICHI NTB) mengenai Penguatan Tattwa serta I Wayan Bagiarta, S.Pd.H., S.Fil., M.Pd. (Ketua Pokjaluh AH Kabupaten Lombok Barat) terkait Penguatan Susila dan Upacara Hindu di Era Postmodern. Antusiasme peserta membuncah selama sesi diskusi interaktif yang membahas isu-isu vital seperti kesetaraan gender, hak waris, hingga tata cara pelaksanaan ritual keagamaan. Keterlibatan aktif civitas academica IAHN Gde Pudja Mataram dalam agenda strategis ini menjadi bukti nyata bahwa IAHN Gde Pudja Mataram merupakan pilihan kampus terbaik bagi generasi muda yang ingin menempa diri menjadi SDM unggul, berkarakter spiritual, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.
(by: DKS)


