Mataram – Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menjawab isu-isu strategis pembangunan berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAHN Gde Pudja Mataram, Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAHN Gde Pudja Mataram, Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Mataram, IAHN Gde Pudja Mataram menyelenggarakan Seminar Kesehatan Mental bertema “Perempuan Sehat, Mental Kuat Wujudkan SDGs untuk Kehidupan Berkualitas” pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik, organisasi masyarakat, dan institusi pelayanan kesehatan dalam membangun masyarakat yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Seminar dihadiri oleh sekitar 140 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan dan pejabat di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram, dosen, mahasiswa, serta masyarakat umum. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin meningkatnya kepedulian berbagai elemen masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan yang berkualitas. Sebelum seminar dimulai, Laboratorium Klinik Prodia Mataram membuka layanan screening kadar gula darah gratis yang dimanfaatkan oleh para peserta. Layanan ini menjadi bagian dari edukasi kesehatan sekaligus bentuk kepedulian terhadap pentingnya deteksi dini sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan.
Momentum penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LP2M IAHN Gde Pudja Mataram dengan Rumah Sakit Mutiara Sukma serta Laboratorium Klinik Prodia Mataram. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, layanan kesehatan, serta peningkatan literasi kesehatan bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Kegiatan ini diketuai oleh Ni Komang Wiasti, S.Pd., M.Pd.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Kajian Gender LP2M IAHN Gde Pudja Mataram. Di bawah koordinasinya, seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara matang dan terlaksana dengan tertib serta lancar. Keberhasilan penyelenggaraan seminar ini merupakan hasil sinergi yang erat antara LP2M IAHN Gde Pudja Mataram, DWP IAHN Gde Pudja Mataram, RBKS Provinsi NTB, WHDI Kota Mataram, Rumah Sakit Mutiara Sukma, Laboratorium Klinik Prodia Mataram, serta seluruh panitia yang bekerja secara profesional dan penuh semangat kebersamaan.
Ketua LP2M IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra atas terbangunnya kolaborasi yang sangat baik sehingga seminar ini dapat terselenggara dengan sukses. Menurutnya, kemitraan lintas sektor merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan program pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata. Ia menegaskan bahwa tema seminar sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), sehingga perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Vidya Trisnawati, S.Farm., M.M., selaku Branch Manager Laboratorium Klinik Prodia Mataram, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi bersama IAHN Gde Pudja Mataram. Menurutnya, sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan penyedia layanan kesehatan merupakan langkah strategis dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Prodia terus berkomitmen menghadirkan layanan laboratorium yang akurat, inovatif, dan didukung teknologi modern, sehingga mampu mendukung upaya promotif, preventif, maupun deteksi dini berbagai penyakit. Melalui kerja sama ini, Prodia berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan edukasi kesehatan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh dr. Wiwin Nurhasida dari Rumah Sakit Mutiara Sukma. Ia mengapresiasi terbangunnya kolaborasi yang melibatkan perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan institusi kesehatan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia juga memperkenalkan berbagai layanan kesehatan yang dimiliki Rumah Sakit Mutiara Sukma, yang terus dikembangkan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Melalui kerja sama yang telah disepakati, rumah sakit berharap dapat mendukung berbagai program kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat bersama IAHN Gde Pudja Mataram.
Seminar secara resmi dibuka oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mitra atas terbangunnya kolaborasi yang produktif dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa kesehatan mental merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, unggul, produktif, dan berkarakter. Oleh karena itu, perguruan tinggi harus terus menjadi pusat edukasi, inovasi, dan kolaborasi yang mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat. Rektor juga berharap kemitraan yang telah terjalin dengan Rumah Sakit Mutiara Sukma dan Laboratorium Klinik Prodia Mataram dapat terus berkembang melalui berbagai program yang bermanfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Memasuki sesi seminar, peserta mendapatkan materi dari dr. Nurrahmi Ilmi, S.Ked. dengan topik “Sehat Jiwa, Sehat Raga: Investasi Kesehatan melalui Mental Wellness, Vaksinasi, dan Medical Check Up”. Dipandu oleh moderator Ni Made Ayu Gempa Wati, S.Ag., M.Pd.H., seminar berlangsung dinamis dan interaktif. Narasumber memaparkan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan fisik, sekaligus mengajak peserta untuk membangun gaya hidup sehat melalui mental wellness, vaksinasi, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Antusiasme peserta tampak dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan mengenai kesehatan mental, tantangan yang dihadapi perempuan, pola hidup sehat, hingga pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dijawab secara komprehensif oleh narasumber. Suasana diskusi yang hidup menunjukkan tingginya kepedulian peserta terhadap isu kesehatan mental di tengah dinamika kehidupan saat ini.
Melalui seminar ini, IAHN Gde Pudja Mataram kembali menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi, institusi pelayanan kesehatan, organisasi perempuan, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat melalui program-program inovatif yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus berkontribusi nyata dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) menuju masyarakat yang sehat, tangguh, dan berkualitas.