JURUSAN DHARMA DUTA IAHN GDE PUDJA MATARAM GELAR PKM LINTAS PRODI BERBASIS EKOTEOLOGI DI BENDUNGAN GUNUNG JAE : TEBAR 50.000 BENIH IKAN

Lombok Barat, 9 Mei 2026 — Komitmen terhadap pelestarian lingkungan berpadu dengan nilai-nilai spiritual dan akademik dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram di Bendungan Gunung Jae, Desa Sedau, Kecamatan Narmada.

Kegiatan ini dimotori oleh Jurusan Dharma Duta dengan melibatkan sejumlah program studi, sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi kampus dalam menjawab isu-isu ekologis melalui pendekatan berbasis keilmuan dan nilai keagamaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi pembuka rangkaian acara, tetapi juga mencerminkan semangat ngayah, yaitu kerja tulus yang menjadi bagian penting dalam praktik kehidupan spiritual.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pembukaan yang diisi oleh sejumlah sambutan.

Ketua BUMDes Desa Sedau, Usman Jayadi, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Bendungan Gunung Jae sebagai lokasi kegiatan. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan alat kebersihan serta penebaran 50.000 benih ikan air tawar yang dinilai akan memberikan dampak positif bagi ketahanan ekosistem bendungan dan keberlanjutan lingkungan sekitar.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Panitia, I Made Sugita Darmateja, M.Tr.Par., yang memaparkan proses terbentuknya kegiatan ini sebagai hasil kolaborasi lintas program studi di IAHN Gde Pudja Mataram. Ia menekankan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran bersama untuk menghadirkan pengabdian yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak nyata.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai ketua panitia, meskipun dirinya masih berstatus sebagai CPNS. Ia turut mengapresiasi dukungan penuh dari pimpinan kampus, mitra lokal, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi.

Ketua LPPM IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin Air Bersih dan Sanitasi (SDG 6), Penanganan Perubahan Iklim (SDG 13), Ekosistem Perairan (SDG 14), serta Ekosistem Daratan (SDG 15). Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjembatani kepentingan global dengan aksi nyata di tingkat lokal, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., yang dalam arahannya menekankan bahwa upaya pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa ditunda. Ia menggarisbawahi pentingnya pendekatan ekoteologi sebagai landasan etis dan spiritual dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam. Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Mengusung tema implementasi ekoteologi melalui restocking ikan air tawar, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB yang diwakili oleh Lalu Senang, S.Pi., mengenai pentingnya pelestarian ikan air tawar. Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan wawasan terkait nilai-nilai ekoteologi dalam konteks kekinian.

Sebagai bentuk sinergi berkelanjutan, dilakukan pula penyerahan simbolis alat kebersihan kepada BUMDes Desa Sedau serta pemberian piagam penghargaan. Puncak kegiatan ditandai dengan penebaran 50.000 benih ikan air tawar di Bendungan Gunung Jae, yang diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perairan.

Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara ilmu pengetahuan, nilai spiritual, dan aksi nyata menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang peduli terhadap lingkungan dan masa depan bumi.

(by DKS)

Leave a Comment

Scroll to Top